MAGETAN(LAWUTV.COM) – Program ekstrakurikuler Jurnalis STIGMA SMP Negeri 3 Magetan terus menunjukkan hasil yang membanggakan. P...
MAGETAN(LAWUTV.COM) – Program ekstrakurikuler Jurnalis STIGMA SMP Negeri 3 Magetan terus menunjukkan hasil yang membanggakan. Para siswa yang tergabung dalam tim jurnalistik kini telah mampu mempraktikkan ilmu jurnalistik secara langsung, mulai dari menjadi presenter, melakukan wawancara, mengoperasikan kamera, hingga memproduksi konten berita secara mandiri.
Keberhasilan tersebut tampak saat para anggota Jurnalis STIGMA melakukan praktik peliputan dan wawancara bersama Kepala SMP Negeri 3 Magetan. Dengan mengenakan rompi khas jurnalistik, para siswa tampil percaya diri menjalankan tugas layaknya jurnalis profesional.
Kepala SMP Negeri 3 Magetan
menyampaikan apresiasi atas semangat dan perkembangan kemampuan para siswa. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti bahwa pembinaan jurnalistik di sekolah mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, keberanian, kerja sama tim, dan kreativitas peserta didik.
"Saya sangat bangga melihat perkembangan anak-anak Jurnalis STIGMA.
Mereka sudah mampu menunjukkan hasil belajar yang luar biasa melalui praktik langsung. Harapan kami, mereka terus berkarya, terus belajar, dan semakin meningkatkan kemampuan jurnalistiknya sehingga kelak dapat menjadi generasi muda yang kritis, kreatif, serta mampu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat," ujar Kepala SMP Negeri 3 Magetan.
Program Jurnalis STIGMA tidak hanya mengajarkan teknik menulis berita, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan public speaking, wawancara, videografi, fotografi, serta etika jurnalistik. Pembelajaran dilakukan melalui praktik lapangan sehingga siswa memperoleh pengalaman nyata dalam dunia jurnalistik.
Melalui wadah ini, SMP Negeri 3 Magetan berharap lahir bibit-bibit jurnalis muda yang berintegritas, mampu memanfaatkan media digital secara positif, dan menjadi agen penyebar informasi yang edukatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Keberhasilan Jurnalis STIGMA menjadi bukti bahwa pendidikan nonakademik mampu melahirkan prestasi sekaligus membentuk karakter siswa yang percaya diri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan di era informasi digital.(Goes)
COMMENTS