Peternak Telur Sedang Terjepit, Magetan Bergerak Jangan Sampai Peternak Rakyat Tumbang
MAGETANLAWUTV.COM – Jeritan peternak ayam petelur kini bukan lagi persoalan daerah semata. Apa yang dirasakan peternak di Magetan sejatinya menjadi gambaran kondisi industri perunggasan nasional yang sedang menghadapi tekanan berat.
Mulai tingginya harga pakan, sulitnya mendapatkan DOC (Day Old Chicken), anjloknya harga telur di tingkat peternak, hingga munculnya isu masuknya investor besar dan impor telur, semuanya menjadi kekhawatiran serius bagi peternak rakyat.
Ketua Pinsar Petelur Nasional, Surohman, secara terbuka menyampaikan bahwa kondisi peternak layer saat ini sedang tidak baik-baik saja. Peternak mandiri berada dalam posisi tertekan karena biaya produksi terus naik, sementara harga jual telur belum mampu memberikan keuntungan yang layak.
Situasi ini tentu tidak bisa dianggap persoalan biasa. Sebab jika peternak rakyat terus merugi dan akhirnya tumbang, dampaknya bukan hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas. Ketahanan pangan bisa terganggu, lapangan pekerjaan berkurang, dan ketergantungan terhadap industri besar semakin tinggi.
Kekhawatiran para peternak juga bukan tanpa alasan. Isu masuknya investor besar dari luar negeri yang menguasai industri perunggasan dari hulu hingga hilir menimbulkan kecemasan tersendiri. Peternak mandiri takut perlahan tersingkir jika negara tidak hadir memberikan perlindungan yang nyata.
Di tengah situasi tersebut, langkah cepat Pemerintah Kabupaten Magetan patut diapresiasi. Instruksi Bupati Magetan agar ASN membeli telur peternak lokal menjadi bentuk keberpihakan nyata kepada peternak rakyat. Kebijakan peningkatan konsumsi telur dalam program bantuan pangan yang wajib menyerap produksi lokal juga menjadi angin segar bagi peternak.
Meski belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan, langkah tersebut setidaknya menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam melihat kondisi peternak.
Namun persoalan sektor perunggasan tidak cukup diselesaikan di tingkat daerah. Pemerintah pusat harus turun tangan lebih serius, terutama terkait stabilisasi harga pakan, pengendalian distribusi DOC, perlindungan peternak mandiri, hingga kepastian kebijakan soal impor dan investasi besar di sektor perunggasan.
Peternak rakyat membutuhkan kepastian dan perlindungan. Sebab mereka adalah bagian penting dalam menjaga pasokan pangan nasional. Jangan sampai peternak kecil terus dibiarkan berjuang sendiri menghadapi tekanan pasar yang semakin berat.
Apa yang terjadi hari ini harus menjadi alarm bersama. Jika tidak ada perhatian serius dan kebijakan yang berpihak kepada peternak rakyat, bukan tidak mungkin banyak kandang rakyat akan gulung tikar satu per satu. Dan ketika itu terjadi, yang hilang bukan hanya usaha peternak, tetapi juga kemandirian pangan bangsa.( Gus )

Tidak ada komentar