• Total Kunjungan: 1945 |

    Breaking News

    Asosiasi Peternak Petelur Nasional Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Magetan Bantu Peternak Lokal



    MAGETANLAWUTV.COM  Asosiasi Peternak Petelur Nasional (Pinsar) bersama peternak ayam layer di Kabupaten Magetan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magetan atas langkah cepat membantu para peternak yang saat ini tengah menghadapi sulitnya kondisi industri perunggasan nasional.

    Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Pinsar Petelur Nasional, Surohman, dalam forum dialog bersama Pemerintah Kabupaten Magetan terkait kondisi peternak ayam petelur rakyat, Rabu (13/5/2026).

    Menurutnya, kondisi peternak layer di berbagai daerah saat ini sedang mengalami tekanan berat akibat tingginya harga pakan, sulitnya mendapatkan DOC (Day Old Chicken), hingga harga telur di tingkat peternak yang belum stabil.

    “Kondisi perunggasan nasional, khususnya sektor layer, memang sedang tidak baik-baik saja. Karena itu kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magetan yang cepat merespons keluhan para peternak,” ujarnya.

    Surohman mengatakan, perhatian yang diberikan Pemkab Magetan menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan peternak rakyat di tengah kondisi pasar yang sulit.
    Ia mengapresiasi langkah Bupati Magetan beserta jajaran yang langsung mengambil kebijakan untuk membantu penyerapan telur peternak lokal.

    “Tadi Ibu Bupati telah menginstruksikan ASN di lingkungan Pemkab Magetan untuk membeli telur dari peternak lokal. Ini sangat membantu peternak rakyat agar harga telur tetap bergerak dan produksi peternak bisa terserap,” katanya.

    Selain itu, program bantuan pangan melalui SPPG yang meningkatkan menu telur dari satu kali menjadi tiga kali dalam sepekan juga dinilai sangat membantu peternak lokal karena wajib mengambil pasokan dari peternak Magetan.

    Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap peternak rakyat di tengah isu nasional yang sedang dihadapi industri perunggasan.

    “Kami merasa didengar dan diperhatikan. Setidaknya pemerintah daerah hadir di tengah kesulitan peternak,” ungkapnya.

    Meski demikian, Pinsar berharap pemerintah daerah juga dapat membantu menjembatani aspirasi peternak kepada pemerintah pusat, terutama terkait stabilisasi harga pakan, ketersediaan DOC, hingga kejelasan kebijakan nasional mengenai impor telur dan investasi asing di sektor perunggasan.

    Para peternak berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pusat terus diperkuat agar usaha peternakan rakyat tetap bertahan dan mampu menjaga ketahanan pangan nasional.( Gus )

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad