• Total Kunjungan: 1945 |

    Breaking News

    Dewan Pendidikan Magetan Tunjukkan Kepedulian terhadap Pendidikan Nonformal dan Wirausaha



    LAWUTV.COM MAGETAN – Momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dimanfaatkan Dewan Pendidikan Kabupaten Magetan untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan nonformal
    Bertempat di Joglo Kondang Ayem Magetan, Rabu (20/5/2026), Dewan Pendidikan Magetan menghadiri sekaligus memberikan motivasi dalam kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Jahit Busana yang diselenggarakan oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Savana Skill Center.

    Kegiatan tersebut diikuti para peserta kursus tata busana yang tengah menempuh pelatihan keterampilan menjahit sebagai bekal memasuki dunia usaha dan dunia kerja.

    Ketua Dewan Pendidikan Magetan, Muries Subiyantoro, mengatakan bahwa kehadiran Dewan Pendidikan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap perkembangan pendidikan nonformal, khususnya lembaga kursus dan pelatihan yang memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang mandiri dan terampil.

    “Dewan Pendidikan hadir di kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan pendidikan nonformal, yaitu kursus dan pelatihan. Selain itu, kami juga ingin memberikan motivasi serta menumbuhkan kesadaran berwirausaha kepada seluruh peserta agar memiliki daya juang tinggi untuk menjadi wirausaha yang sukses,” ujarnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan, Suhardi, S.Pd., M.Pd., Penilik Kursus Kecamatan Magetan, Sri Yudo Supartini, S.Pd., serta pimpinan LKP Savana Skill Center, Shinta Kartika Sari, SE.

    Dalam sambutannya, Kepala Dikpora Magetan, Suhardi, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta mampu memanfaatkan ilmu dan fasilitas yang diperoleh selama pelatihan sebagai modal untuk berkembang di bidang tata busana.

    “Setelah mendapatkan materi pelatihan dan berbagai peralatan yang diberikan, saya berharap peserta terus belajar, tidak mudah menyerah, dan mampu menjadi wirausahawan yang mandiri, khususnya di bidang tata busana,” ungkapnya.

    Sementara itu, Penilik Kursus Kecamatan Magetan, Sri Yudo Supartini, mengungkapkan bahwa selama dirinya bertugas sejak tahun 2000, baru kali ini Dewan Pendidikan Magetan hadir secara langsung memberikan perhatian kepada lembaga pendidikan nonformal.

    “Sejak tahun 2000, baru kali ini ada perhatian dan kehadiran langsung dari Dewan Pendidikan Magetan di tengah-tengah pendidikan nonformal, khususnya kursus dan pelatihan. Ini menjadi semangat baru bagi kami,” katanya.

    Dewan Pendidikan Magetan pun berkomitmen untuk terus memberikan perhatian, dukungan, dan motivasi kepada lembaga-lembaga kursus dan pelatihan lainnya di Kabupaten Magetan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong tumbuhnya wirausaha baru di daerah.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad