Warga Keluhkan Limbah dan Bau Rumah Pemotongan Ayam di Desa Ngariboyo
LAWUTV.COM Magetan — Aktivitas rumah pemotongan hewan (RPH) ayam di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, dikeluhkan warga setempat. Selain menimbulkan bau menyengat, limbah yang dihasilkan dari proses pemotongan ayam dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan.
Menurut keterangan warga, aktivitas pemotongan ayam tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun. Namun hingga kini, persoalan limbah dan bau belum sepenuhnya teratasi. Warga mengaku bau tidak sedap kerap tercium, terutama pada jam-jam tertentu saat aktivitas pemotongan berlangsung.
“Baunya cukup menyengat, apalagi kalau pagi atau saat proses pemotongan sedang ramai. Kami berharap ada solusi yang jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh penanggung jawab sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan agama di sekitar lokasi. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya pernah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, DLH bersama perangkat desa setempat telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan. Dalam kunjungan itu, dilakukan upaya mencari solusi agar dampak lingkungan dari aktivitas pemotongan ayam dapat diminimalisir.
“Kami sudah pernah menyampaikan keluhan ini. Waktu itu DLH bersama perangkat desa datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mencari jalan keluar, terutama terkait pengolahan limbah dan pengurangan bau,” jelasnya.
Beberapa langkah yang sempat dibahas antara lain pengelolaan limbah cair agar tidak mencemari lingkungan serta upaya teknis untuk menekan bau yang ditimbulkan. Namun, warga berharap langkah konkret dan berkelanjutan benar-benar diterapkan oleh pihak pengelola RPH.
Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu adanya solusi efektif yang tidak hanya bersifat sementara. Warga berharap pemerintah daerah dapat terus melakukan pengawasan serta memastikan aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan lingkungan sekitar.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan limbah yang baik dalam setiap kegiatan usaha, terutama yang bersinggungan langsung dengan lingkungan dan permukiman warga.( GuS )

Tidak ada komentar