Suratno Kembali Nahkodai DPC PKB Magetan, Tantangan Konsolidasi Menanti
LAWUTV.COM Magetan – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan akhirnya menetapkan Suratno kembali sebagai ketua untuk periode lima tahun ke depan. Dengan gaya kepemimpinan yang dikenal tenang namun tegas, Suratno вновь dipercaya menakhodai partai berlambang bola dunia tersebut di tengah dinamika politik yang terus berkembang.
Kembalinya Suratno bukan tanpa alasan. Rekam jejak dan pengalamannya dalam membangun komunikasi politik serta menjaga soliditas internal partai menjadi pertimbangan utama. Di bawah kepemimpinannya sebelumnya, PKB Magetan dinilai mampu menjaga eksistensi dan tetap diperhitungkan dalam percaturan politik daerah.
Namun, tugas ke depan tidaklah ringan. Suratno dihadapkan pada pekerjaan rumah besar, terutama dalam hal konsolidasi internal dan pemantapan kader hingga ke tingkat ranting. Penguatan struktur partai menjadi kunci agar PKB tidak hanya besar secara nama, tetapi juga kuat dalam gerakan dan basis massa.
Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar, dalam arahannya menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu merawat kader sekaligus membuka ruang bagi generasi muda. Ia mengingatkan bahwa partai harus dikelola sesuai dengan AD/ART serta tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ketua DPC harus mampu menggerakkan seluruh elemen partai, menjaga kekompakan, dan memastikan PKB hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata,” pesan Muhaimin.
Menanggapi amanah tersebut, Suratno menyadari betul bahwa kepercayaan ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas partai serta meningkatkan peran kader di tengah masyarakat.
“Kita harus tetap solid, jangan mudah terpecah. PKB ini rumah kita bersama. Saya mengajak seluruh kader, dari tingkat bawah hingga atas, untuk terus bergerak, menjaga loyalitas, dan bekerja untuk rakyat,” ujar Suratno.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada kader yang selama ini tetap setia bersama PKB, agar terus menjaga semangat perjuangan dan tidak terpengaruh oleh dinamika politik yang dapat memecah belah.
“Kesetiaan kader adalah kekuatan utama kita. Mari kita buktikan bahwa PKB Magetan mampu menjadi partai yang semakin kuat, kompak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Kini, publik menanti langkah nyata Suratno dalam lima tahun ke depan. Apakah ia mampu menjawab tantangan dan membawa PKB Magetan ke arah yang lebih progresif, atau justru terjebak dalam dinamika internal yang kerap menjadi batu sandungan. Waktu yang akan menjawab, namun satu hal yang pasti: harapan besar kini berada di pundaknya.

Tidak ada komentar