Magetan Bersholawat Sejukkan Indonesia, Perkuat Persatuan dan Harmoni Masyarakat
MAGETANLAWUTV.COM – Lantunan sholawat dan pengajian umum kembali menggema di Kabupaten Magetan dalam kegiatan “Magetan Bersholawat, Sejukkan Indonesia, Damaikan Bumi Magetan” yang diselenggarakan Majelis Sholawat Magetan pada Minggu (7/6/2026) di Resto Pawon Gandek, Kecamatan Kawedanan.
Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah tersebut menghadirkan Anggota Komisi V DPR RI Dr. KH Ali Mufthi, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Mitroatin, unsur pemerintah, perwakilan BUMN, tokoh agama, serta peserta lomba rebana dari 25 grup yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Magetan.
Mengusung tema “Dengan Bersholawat Indonesia Damai”, acara ini menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat. Selain pengajian umum, kegiatan juga diisi dengan lomba rebana yang melibatkan kelompok-kelompok sholawat dari berbagai daerah.
Pimpinan Majelis Sholawat Kabupaten Magetan, Wasis Eka Susila, mengatakan bahwa kegiatan bersholawat tidak hanya menjadi sarana ibadah dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.
“Melalui lantunan sholawat, masyarakat diajak untuk memperkuat rasa persaudaraan, menjaga keutuhan NKRI, serta memanjatkan doa agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian dan keberkahan,” ujar Wasis.
Dalam tausiyahnya, Dr. KH Ali Mufthi mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan bangsa. Menurutnya, peran majelis sholawat sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan cinta tanah air di tengah masyarakat.
“Mari kita rawat dan jaga keutuhan umat, bangsa, dan negara ini dari lingkungan terkecil.
Jangan mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif yang dapat merusak persatuan. Sholawat menjadi salah satu media yang mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” pesannya.
Sementara itu, Mitroatin, yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Seni Budaya Islam BKMT, mengajak masyarakat untuk terus membudayakan sholawat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Semangat bersholawat harus terus dijaga. Selain menjadi bentuk ibadah, sholawat juga menjadi sarana memperkuat optimisme, kebersamaan, dan harapan dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Pada akhir acara, panitia mengumumkan para pemenang lomba rebana yang berlangsung meriah dan penuh sportivitas. Berikut daftar pemenang:
Kategori Umum
Juara I: Syifaul Nada (Desa Pojok, Kawedanan)
Juara II: An Najah (Takeran)
Juara III: Al Mumtaza (Maospati)
Harapan I: Sabilil Muttaqin (Lembeyan)
Harapan II: Miftahul Janah (Maospati)
Harapan III: Al Hidayah (Ngariboyo)
Kategori Khusus
Kostum Terbaik: Muslimat Sugih Barokah (Maospati)
Vokal Terbaik: Ar Rohmah (Takeran)
Kreasi Terbaik: Simbok Manis (Kawedanan)
Kategori Remaja Favorit
Syauqul Mustofa (Nguntoronadi)
An Nuriyah (Nguntoronadi)
Sabilul Huda (Maospati)
Menutup kegiatan tersebut, Wasis Eka Susila menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya acara dengan lancar dan kondusif.
Kegiatan seperti Magetan Bersholawat dinilai memiliki nilai positif yang patut terus dikembangkan karena tidak hanya menjadi ruang syiar keagamaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, melestarikan seni budaya Islam, serta memperkuat semangat persatuan dan kerukunan masyarakat.
Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, acara semacam ini diharapkan dapat lebih sering diselenggarakan sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di Kabupaten Magetan.(Gus )

Tidak ada komentar