• Total Kunjungan: 1945 |

    Breaking News

    KORMI adakan Lomba Egrang, Meriahkan Acara Festival Bambo di Magetan

     
    MAGETANLAWUTV – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Magetan menggelar perlombaan egrang dalam rangka memeriahkan Festival Bambu yang berlangsung di Stadion Yosonegoro Magetan, Minggu (14/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Magetan.

    Ketua KORMI Magetan, Yok Sujarwadi, mengatakan perlombaan egrang menjadi bagian dari upaya KORMI untuk menghidupkan kembali olahraga dan permainan tradisional di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

    “Kami ingin mengembangkan kembali egrang di kalangan generasi muda. Selain egrang, KORMI juga menaungi berbagai olahraga tradisional lainnya seperti layang-layang, gobak sodor, tarik tambang, komunitas sepeda tua (KOSTI), senam Asyafi, hingga tarung bebas,” ujarnya.

    Menurut Yok, permainan egrang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengandung nilai pendidikan karakter. Anak-anak diajak belajar tentang perjuangan, keseimbangan, ketangguhan, keuletan, serta semangat pantang menyerah saat mencoba berjalan di atas dua batang bambu.

    Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gawai. Di tengah era digital, olahraga tradisional dinilai mampu menjadi alternatif aktivitas fisik yang menyehatkan sekaligus menyenangkan.

    “Teknologi memang sangat membantu proses pembelajaran, tetapi aktivitas fisik tetap harus diimbangi. Melalui olahraga tradisional seperti egrang, anak-anak dapat lebih aktif bergerak dan berinteraksi,” tambahnya.

    Melihat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, KORMI Magetan berencana menggelar kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan mendatang.
    “Harapan kami olahraga tradisional bisa bangkit kembali dan semakin diminati masyarakat,” tegas Yok.

    Sementara itu, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, memberikan apresiasi atas terselenggaranya perlombaan egrang dalam Festival Bambu. Menurutnya, egrang merupakan permainan tradisional yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan.
    “Untuk bisa berjalan di atas egrang, diperlukan perjuangan, keseimbangan, keuletan, ketelatenan, dan kesabaran. Nilai-nilai itu sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujarnya.

    Kang Suyat juga menilai kegiatan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan potensi ekonomi daerah. Bambu yang menjadi bahan utama egrang merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Kabupaten Magetan.

    “Bambu di Magetan memiliki potensi besar, baik untuk industri furnitur maupun kerajinan. Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada komoditas ini,” jelasnya.

    Ditempat yang sama ketua Panitia serta anggota KORMI sekaligus Kepala sekolah Baron 1 serta PLT SDN Tambran,  Achmad 
    Maarif Ahman S.Pd.M.Pd
    mengatakan acara ini sangat bermanfaat bagi siswa dan kita harus bangga dengan kegiatan seperti ini, kita harus mengembangkan budaya Jawa yang mungkin tidak semua kota atau kabupaten melakukan hal seperti ini, lomba Egrang .

    Melalui Festival Bambu dan lomba egrang, pemerintah daerah berharap generasi muda tidak hanya mengenal permainan tradisional, tetapi juga ikut melestarikan budaya lokal sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi berbasis kearifan lokal di Kabupaten Magetan.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad