Sekolah Ikut Bergerak, ASN dan Dunia Pendidikan Magetan Kompak Beli Telur Lokal Bantu Peternak
MAGETAN, LAWUTV.COM – Gerakan pembelian telur lokal untuk membantu peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan terus meluas. Setelah dilakukan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Magetan, kini langkah serupa mulai dijalankan di lingkungan sekolah.
Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan yang diteruskan kepada Cabang Dinas Pendidikan wilayah Ponorogo-Magetan agar sekolah turut berpartisipasi membantu penyerapan telur lokal hasil peternak Magetan.
Salah satu sekolah yang telah melaksanakan gerakan tersebut adalah SMA Negeri 3 Magetan. Kepala SMAN 3 Magetan, Riful, mengatakan pihak sekolah mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam membantu peternak ayam petelur yang saat ini sedang menghadapi anjloknya harga telur.
“Kami ikut melaksanakan gerakan pembelian telur lokal sebagai bentuk kepedulian terhadap peternak di Magetan. Harapannya tentu agar harga telur bisa kembali stabil dan peternak kecil tetap bisa bertahan,” ujar Riful Hamidah, M.Pd.
Menurutnya, dunia pendidikan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung masyarakat sekitar, terlebih Magetan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil telur di Jawa Timur.
Ia menambahkan, keterlibatan sekolah bukan sekadar membeli telur, tetapi juga menjadi bentuk edukasi kepada siswa tentang pentingnya gotong royong dan kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
“Anak-anak juga perlu memahami bahwa ketika ada sektor masyarakat yang kesulitan, kita semua harus memiliki rasa empati dan semangat membantu,” tambahnya.
Gerakan pembelian telur lokal ini dilakukan di tengah kondisi harga telur di tingkat peternak yang mengalami penurunan cukup tajam hingga dikeluhkan peternak rakyat. Pemerintah daerah pun berupaya melakukan berbagai langkah untuk membantu penyerapan hasil produksi peternak.
Selain melalui gerakan ASN dan sekolah membeli telur, Pemkab Magetan juga menambah distribusi telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Langkah tersebut diharapkan mampu membantu menstabilkan harga telur sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur lokal agar tidak mengalami kerugian berkepanjangan.( Gus )

Tidak ada komentar