• Total Kunjungan: 1945 |

    Breaking News

    Riyono Caping Usulkan Gerakan “One Day One Fish”, Dorong Ikan Jadi Menu Harian Masyarakat



    LAWUTV.COM MAGETAN – Anggota DPR RI Komisi IV dari Dapil VII Jawa Timur, Riyono Caping, mengusulkan agar program Gemar Makan Ikan (Gemarikan) ditingkatkan menjadi gerakan nasional bertajuk “One Day One Fish” atau satu hari satu ikan. Gagasan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendukung persiapan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

    Menurut Riyono, ikan merupakan sumber protein yang mudah diperoleh, bergizi tinggi, serta memiliki harga yang relatif terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Indonesia juga dinilai memiliki potensi produksi perikanan yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan protein nasional.

    “Ikan sebagai sumber protein sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan pemenuhan gizi masyarakat. Produksi perikanan Indonesia sangat melimpah dan cukup untuk kebutuhan nasional,” ujar Riyono saat kegiatan Sosialisasi Gemar Makan Ikan di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

    Dalam kegiatan yang digelar bersama Dinas Perikanan Kabupaten Magetan tersebut, Riyono juga membagikan sekitar 300 paket ikan kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi sekaligus dukungan nyata terhadap peningkatan konsumsi ikan.

    Ia menjelaskan, produksi perikanan nasional saat ini sangat besar. Dari sektor perikanan tangkap saja mampu mencapai sekitar 8 juta ton per tahun. Sementara sektor budidaya pada tahun 2024 menembus angka 17,4 juta ton per tahun, dengan komoditas unggulan seperti udang vaname, nila, bandeng, dan lele.

    “Artinya, dari dua sektor saja produksi kita sudah lebih dari 25 juta ton per tahun. Ini sangat cukup bahkan berlebih untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat Indonesia,” paparnya.

    Namun demikian, Riyono menilai tingkat konsumsi ikan di sejumlah daerah masih rendah. Dari dialog dengan masyarakat saat sosialisasi berlangsung, ia menemukan bahwa ikan belum menjadi menu harian di banyak keluarga.

    “Kita temukan bahwa ikan belum menjadi konsumsi rutin masyarakat. Ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan persoalan stunting dan kualitas gizi anak,” tambahnya.

    Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memperkuat kampanye konsumsi ikan melalui gerakan yang lebih masif dan mudah diterapkan masyarakat. Salah satunya melalui program “One Day One Fish”.

    “Gemarikan sudah berjalan cukup lama, tetapi perlu model gerakan baru agar dampaknya lebih besar. Saya mengusulkan kepada Presiden Prabowo agar ikan dijadikan menu utama dalam pemenuhan gizi masyarakat,” tegas Riyono.

    Menurutnya, selain kaya protein dan omega-3, ikan juga mudah diolah dan tersedia melimpah di Indonesia sehingga sangat layak dijadikan bagian dari pola makan harian masyarakat.

    “Kenapa ikan? Karena mudah didapat, harganya terjangkau, dan produksinya melimpah,” pungkasnya.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad