Djuri Calon Terkuat PAW, Harapan Baru di Tengah Gejolak DPRD Magetan
LAWUTV Magetan – Di tengah situasi yang mengguncang kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif, satu nama mulai mengemuka sebagai calon terkuat Pengganti Antarwaktu (PAW) Ketua DPRD Magetan, yakni Djuri.
Setelah Suratno ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pokir periode 2020–2024. Peristiwa ini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga menyisakan kegelisahan di tengah masyarakat yang berharap adanya pemulihan kepercayaan.
Mengacu pada regulasi yang berlaku, mekanisme PAW dilakukan dengan menunjuk calon legislatif dari partai yang sama dan daerah pemilihan yang sama, berdasarkan perolehan suara terbanyak berikutnya.
Data KPU Magetan pada Pemilu 2024 menunjukkan, setelah Suratno yang meraih 4.937 suara, Djuri berada di posisi berikutnya dengan 1.775 suara.
Dengan capaian tersebut, peluang Djuri untuk menggantikan posisi melalui PAW terbuka lebar. Meski demikian, ia memilih tidak banyak berkomentar.
“Saya tidak berkomentar. Posisi wait and see,” ujar Djuri, yang juga dikenal sebagai mantan Camat Panekan, saat dihubungi, Senin (27/4/2026).
Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai yang menaungi Suratno, hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah PAW. Pihak partai masih fokus mempelajari perkembangan kasus yang menjerat kadernya tersebut.
Di sisi lain, masyarakat Magetan kini menaruh harapan besar pada proses ini. Lebih dari sekadar pergantian figur, publik menantikan hadirnya wakil rakyat yang mampu mengemban amanah dengan integritas dan kepekaan terhadap kebutuhan warga.
Kasus yang menjerat Suratno menjadi pengingat bahwa jabatan publik bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab besar. Dan kini, di tengah dinamika yang ada, nama Djuri hadir sebagai harapan baru—menanti kepastian, sekaligus mengemban ekspektasi masyarakat yang ingin melihat perubahan nyata.( Red )

Tidak ada komentar