• Breaking News

    Dari Lumpur ke Solidaritas, Ketua DPRD Magetan Turun Langsung Dampingi Warga KPR Asabri


    Lawutv.com Magetan, Lawutv.com — Sisa lumpur masih tampak di sudut-sudut jalan lingkungan KPR Asabri, bekas luapan banjir yang terjadi beberapa hari lalu. Namun di balik itu, terlihat pemandangan yang menghangatkan: puluhan warga bergotong royong membersihkan lingkungan mereka dengan penuh semangat kebersamaan.( 11/4/2026)

    Di tengah aktivitas kerja bakti tersebut, Ketua DPRD Magetan, Suratno, hadir langsung menyapa warga. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan moral sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.

    Tak sendiri, kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan kecamatan, lurah setempat, jajaran Polsek dan Koramil, yang turut berbaur bersama warga membersihkan sisa material banjir.

    Dengan alat seadanya, warga membersihkan saluran air yang tersumbat, mengangkut lumpur, hingga merapikan lingkungan permukiman. Gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan kondisi lingkungan.

    Suroto, salah satu warga, mengungkapkan rasa syukur atas kekompakan yang terbangun di tengah musibah.
    “Kami sangat berterima kasih. Dengan kebersamaan seperti ini, beban terasa lebih ringan. Warga bisa saling membantu dan lingkungan kami perlahan kembali bersih,” tuturnya.

    Ketua DPRD Magetan, Suratno, menilai bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan cerminan nilai luhur yang harus terus dijaga. Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam merawat lingkungan.

    “Bencana seperti ini harus menjadi pengingat bagi kita semua. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Mulai dari hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan hingga menjaga saluran air tetap bersih,” tegasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan maupun pencegahan bencana ke depan

    “Kalau kita bergerak bersama, persoalan sebesar apa pun akan lebih mudah diatasi. Yang terpenting adalah kepedulian dan kemauan untuk saling menjaga,” imbuhnya.

    Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya menjadi upaya pemulihan pasca banjir, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dari lumpur yang tersisa, tumbuh semangat kebersamaan yang menjadi modal penting menghadapi tantangan di masa mendatang.( Gus )

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad