Kecamatan Magetan Targetkan Zero Kacamata, Siswa Jalani Skrining Kesehatan Mata
Magetan, Lawutv.com -- Kecamatan Magetan mengambil langkah strategis dalam upaya mewujudkan program Zero Kacamata di kalangan pelajar. Salah satunya dengan menggelar pemeriksaan kesehatan mata bagi siswa sekolah dari jenjang PAUD, SD hingga SMP.
Kegiatan pemeriksaan mata ulang tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Magetan, Rabu (11/03/2026), bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, serta menggandeng BPJS Kesehatan.
Sebanyak 286 siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Magetan mengikuti pemeriksaan mata ulang sebagai tindak lanjut dari skrining kesehatan yang sebelumnya dilakukan di masing-masing sekolah.
Camat Magetan, Agung Budiarto, S.Sos mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan untuk meningkatkan kesehatan mata anak sekaligus menekan jumlah siswa yang mengalami gangguan penglihatan.
“Magetan kota harus zero kacamata. Hari ini kita melaksanakan pemeriksaan mata ulang. Bagi siswa yang sudah memiliki BPJS bisa langsung dirujuk ke rumah sakit, sedangkan yang belum memiliki BPJS akan ditangani oleh pihak ketiga dan semuanya gratis,” jelas Agung.
Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan kebiasaan anak dalam menggunakan telepon genggam maupun gadget, karena penggunaan berlebihan dapat berdampak pada kesehatan mata.
“Peran orang tua sangat penting untuk mendampingi anak, terutama dalam penggunaan HP atau gadget agar tidak berlebihan karena sangat berpengaruh pada kesehatan mata,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu wali murid dari siswa SDN Magetan 1, orang tua dari Muhammad Zen, menyampaikan bahwa sebelumnya telah dilakukan skrining kesehatan mata oleh pihak puskesmas di sekolah.
“Dari hasil pemeriksaan, anak saya minus setengah dan ada gejala ambliopia atau mata malas. Semoga dengan pemeriksaan lanjutan ini bisa segera ditangani,” ungkapnya.
Ke depan, Kecamatan Magetan berencana terus menjadwalkan pemeriksaan kesehatan mata lanjutan untuk siswa jenjang PAUD dan SMP dalam beberapa bulan mendatang sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mata anak sejak dini. (Gus)

Tidak ada komentar