Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Perkuat Tata Kelola Data Pendidikan, Cabdin Banyuwangi Kenalkan Sistem E-Jies 2026


Banyuwangi, Lawutv.com -- Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Kabupaten Banyuwangi mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan pelaksanaan program prioritas dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Upaya tersebut diwujudkan dengan mengundang kepala SMAN, SMKN, SLBN serta Ketua MKKS SMAS dan MKKS SMKS yang diwakili operator sekolah untuk mengikuti koordinasi, Kamis (19/02/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Cabdin Banyuwangi, Jalan Basuki Rahmad No. 46 itu, tak hanya membahas penguatan program prioritas, namun juga menjadi ajang sosialisasi sistem E-Jies (Electronic Journal of Integrated Education System) 2026, aplikasi resmi dari Dinas Pendidikan Jawa Timur yang diperuntukkan bagi operator SMA dan SMK.

Dalam sesi tersebut, para operator sekolah mendapatkan pemaparan teknis guna meningkatkan pemahaman serta kemampuan dalam mengoperasikan sistem E-Jies. Melalui tampilan layar monitor, peserta dijelaskan secara bertahap mengenai proses penyampaian informasi hingga implementasi program agar dapat diterapkan secara maksimal di masing-masing satuan pendidikan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Banyuwangi, Eko Budi Santosa, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memperkuat kapasitas operator sekolah dalam mengelola data dan informasi pendidikan berbasis sistem digital.

“Operator diberikan penjelasan tentang manfaat, tujuan, serta tata cara pelaksanaan program. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan data dan informasi pendidikan melalui E-Jies,” terang Eko, Jumat (20/2/2026).

Selain penguatan sistem E-Jies, Cabdin Banyuwangi juga mendorong satuan pendidikan untuk mendukung program pemerintah melalui Gerakan Nasional Indonesia dengan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.

Program ASRI meliputi beberapa rangkaian kegiatan, di antaranya ASRI Menyapa (roadshow) ke sekolah-sekolah, pembelajaran daring melalui e-course dan mentoring, kompetisi, hingga Grand Awarding. Fokus utama program tersebut mencakup tiga isu penting, yakni pengelolaan sampah, konservasi lingkungan, dan kesehatan fisik.

“Semua saling berkaitan. Harapan kami seluruh program dapat berjalan maksimal di setiap sekolah,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir awak media sebagai mitra Cabdin Pendidikan Banyuwangi untuk mengawal publikasi kegiatan pendidikan sesuai kalender program maupun isu strategis sekolah.

Tercatat sekitar 28 SMAN, SMKN, dan SLB di Banyuwangi yang telah terpetakan sesuai wilayah binaan. Pihak sekolah diharapkan dapat mengirimkan rilis berita beserta dokumentasi foto kegiatan kepada redaksi untuk diolah menjadi produk jurnalistik sesuai kaidah pemberitaan. (Gus)

Posting Komentar

0 Komentar