Magetan, Lawutv.com -- Dokter Medis dan Sosial (Medsos), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan, serta Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis dan pembagian sembako, pada Sabtu (07/02/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian vitamin, edukasi kesehatan, hingga pembagian kacamata bagi warga lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan.
Perwakilan Dokter Medsos Dr Sostenes menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini rutin dilaksanakan satu hingga dua bulan sekali, khususnya menyasar masyarakat pedesaan di wilayah Magetan, Madiun, dan Ngawi.
“Kami dari Dokter Medsos menggelar kegiatan sosial untuk masyarakat, terutama di pedesaan. Biasanya satu atau dua bulan sekali kami melaksanakan bakti sosial berupa pemberian vitamin, edukasi tekanan darah, pemeriksaan keluhan pasien, hingga pembagian kacamata dan sembako,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Dokter Medsos sendiri memiliki makna Dokter Medis dan Sosial, yang fokus pada pelayanan kesehatan sekaligus kepedulian sosial. Sebagian besar pasien yang ditemui memiliki riwayat hipertensi dan diabetes, sehingga masyarakat diimbau menjaga pola makan dan mengurangi konsumsi makanan manis.
Sementara itu, perwakilan Agus Penasehat PSMTI Magetan menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk bakti sosial melalui pengobatan gratis dan pembagian sembako.
“Pagi hari ini merupakan kolaborasi antara PSMTI dan FPK. Selain pengobatan gratis dan sembako, juga ada pembagian kacamata bagi penderita gangguan penglihatan, khususnya manula, dan ternyata banyak yang berminat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi kolaborasi perdana antara PSMTI dan FPK di Magetan. Namun, untuk PSMTI sendiri, kegiatan sosial telah rutin dilaksanakan setiap bulan.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini misi dan visi PSMTI dan FPK dapat terus bersinergi dan berkolaborasi. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan,” pungkasnya. (Gus)
0 Komentar